Selamat Datang di Web Portal Komunitas Donor Darah Indonesia Daftarkan alamat email anda dan dapatkan update berita terbaru melalui newsletter kami




Informasi Penyakit

Henoch-Schonlein Purpura

Editor : Rr. Anne Marie Heidija

Dibaca 21 kali

Henoch-Schonlein purpura (HSP) adalah suatu penyakit peradangan pembuluh darah yang umumnya diderita oleh anak-anak usia di bawah 10 tahun. Penyakit yang tergolong langka ini tidak menular dan tidak diturunkan di dalam keluarga.

Bagi seseorang yang menderita HSP, sekujur tubuhnya akan tampak dipenuhi oleh ruam merah keunguan. Kondisi itu sebenarnya merupakan pendarahan di balik kulit akibat pembuluh darah yang mengalami peradangan.

Penyakit HSP disebabkan oleh gangguan pada sistem kekebalan tubuh. Pada umumnya terjadi setelah terserang infeksi virus atau bakteri, yaitu ketika sistem kekebalan tubuh masih lemah.

Gejala Henoch-Schonlein Purpura

Ruam merah keunguan di kulit yang timbul akibat penyakit ini biasanya berada di bokong, tungkai, dan sekitar siku. Bisa juga terjadi di bagian tubuh atas dan wajah. Selain ruam merah keunguan di kulit, penderita Henoch-Schonlein purpura (HSP) bisa mengalami beberapa gejala, seperti nyeri perut, nyeri sendi, diare, atau muntah.

Pada kasus tertentu, HSP juga bisa mengarah pada sejumlah komplikasi, seperti intususepsi dan penyumbatan usus, pembengkakan dan nyeri pada testis (orchitis), serta gangguan ginjal.

Penderita HSP yang mengalami gangguan ginjal bisa dikenali dari urinenya yang mengandung darah atau berbusa. Selain itu, pembengkakan di sekitar pergelangan kaki dan mata, atau kondisi hipertensi juga bisa menyertainya.

Segera temui dokter bila Anda atau anak Anda mengalami gejala-gejala HSP. Diagnosis serta penanganan secara cepat penting untuk dilakukan demi mencegah kondisi memburuk atau terjadi komplikasi. Terlebih lagi untuk komplikasi gangguan ginjal, karena apabila tidak ditangani dengan baik, dapat mengarah kepada gagal ginjal.

Diagnosis Henoch-Schonlein Purpura

Henoch-Schonlein purpura (HSP) sebenarnya bisa dikenali oleh dokter dengan hanya melihat kondisi kulit penderita. Namun jika dokter mencurigai gejala ruam bukan disebabkan oleh HSP, maka pemeriksaan seperti biopsi kulit bisa dilakukan.

Selain itu, pemeriksaan secara mendetail lainnya juga penting dilakukan, terutama untuk melihat adanya komplikasi gangguan ginjal. Beberapa jenis pemeriksaan tersebut meliputi:

  • Pemeriksaan tekanan darah
  • Pemeriksaan kadar protein di dalam urine
  • Pemeriksaan darah
  • Pemindaian USG
  • Biopsi ginjal

Pengobatan Henoch-Schonlein Purpura

Jika Henoch-Schonlein purpura (HSP) telah menyebabkan komplikasi atau sudah parah, perawatan di rumah sakit biasanya akan disarankan oleh dokter. Namun sebaliknya, jika tidak serius, maka istirahat di rumah dengan dibantu obat-obatan pereda rasa sakit sudah cukup untuk mengatasi kondisi ini.

Anda bisa mengonsumsi prednisolone (salah satu obat golongan steroid) untuk membantu mengatasi gejala nyeri perut. Sedangkan untuk meringankan nyeri sendi, Anda bisa mengonsumsi parasetamol atau ibuprofen.

Satu hal yang perlu diingat, meskipun obat-obatan tersebut dijual bebas di apotek, Anda tetap harus mengikuti petunjuk dari dokter mengenai aturan pakainya yang telah disesuaikan dengan kondisi pribadi. Satu hal untuk diperhatikan adalah ibuprofen tidak boleh dikonsumsi jika Anda mengalami gangguan pencernaan atau gangguan ginjal.

Informasi Penyakit



BACA JUGA



BERITA TERKAIT