Selamat Datang di Web Portal Komunitas Donor Darah Indonesia Daftarkan alamat email anda dan dapatkan update berita terbaru melalui newsletter kami




Informasi Penyakit

Flek Hitam

Editor : Rr. Anne Marie Heidija

Dibaca 21 kali

Flek hitam atau ephelis adalah istilah untuk kumpulan pigmen alami, atau melanin, yang berisi melanosome. Flek hitam dapat terlihat sebagai bintik-bintik pada kulit wajah, walau dapat juga muncul pada bagian tubuh lain, seperti lengan dan bahu. Bintik-bintik ini akan cenderung mudah dilihat dan mudah muncul pada orang dengan warna kulit cerah. Flek hitam merupakan kondisi yang umum terjadi dan biasanya tidak membahayakan diri penderitanya.

Penyebab Flek Hitam

Flek hitam muncul karena meningkatnya produksi melanosome dalam melanin, terutama setelah terpapar oleh sinar matahari. Melanin adalah pigmen yang menentukan warna pada kulit, mata, rambut, dan bagian tertentu dalam telinga manusia. Inilah sebabnya bagian kulit yang memiliki banyak melanosome akan berwarna lebih gelap dibandingkan kulit sekitarnya, sehingga tampak seperti bintik-bintik. Flek hitam dapat bertambah gelap setelah terpapar sinar matahari, sehingga penggunaan tabir surya sangat disarankan untuk orang dengan kecenderungan ini.

Etnis yang hidup di daerah tertentu berisiko memiliki lebih banyak melanin dibandingkan etnis lainnya, sehingga faktor geografis juga menjadi penyebab timbulnya flek hitam. Orang-orang yang hidup di sekitar garis khatulistiwa cenderung memiliki lebih banyak melanin sebagai respons tubuhnya terhadap sinar matahari. Proses ini menjadikan kulit mereka lebih umum berwarna cokelat gelap. Hal ini dipengaruhi oleh karakteristik melanin yang dapat menyerap sinar matahari, sekaligus menghalau radiasi UV.

Flek hitam juga dapat terjadi karena bawaan genetik. Orang-orang dengan kulit cerah dan memiliki rambut pirang atau merah adalah yang sering mengalami kondisi ini.

Flek hitam juga bisa muncul pada orang-orang tua. Bintik-bintik ini dikenal dengan nama liver spot atau sun spot.

Gejala Flek Hitam

Flek hitam pada kulit akan terlihat seperti bercak atau titik noda berwarna cokelat terang yang merata. Bercak atau titik noda ini biasanya berbentuk lingkaran dengan beragam ukuran dan warna. Bintik-bintik dapat mulai muncul pada usia satu atau dua.

Flek hitam akan memudar seiring berkurangnya intensitas paparan sinar matahari. Sebaliknya, terlalu banyak terpapar sinar matahari dapat menyebabkan inflamasi atau disebut juga sunburn freckles.

Saatnya Mencari Pertolongan Medis

Flek hitam biasanya tidak berbahaya bagi kesehatan dan umumnya tidak berisiko kanker. Namun, pada kasus yang jarang, flek hitam dapat menjadi gejala dari penyakit xeroderma pigmentosum dan neurofibromatosis.

Flek hitam yang sulit dibedakan dengan kondisi kanker kulit juga berbahaya, contohnya melanoma. Oleh karena itu, ada baiknya mewaspadai bercak atau titik noda tersebut. Segera temui dokter kulit untuk mengenali dan mendapatkan diagnosis yang tepat

Pencegahan Flek Hitam

Walau flek hitam adalah bawaan genetik, orang yang tidak memiliki gen ini pun dapat memiliki bintik-bintik pada kulitnya, misalnya bila terlalu sering berada atau hidup di daerah dengan sinar matahari yang berlimpah. Hal ini tidak dapat selalu dihindari, karena di lain sisi, manusia membutuhkan vitamin D alami yang bisa didapatkan dari sinar matahari. Bagaimanapun juga flek hitam dapat diantisipasi dengan menggunakan tabir surya dengan SPF 50. Pada orang-orang berkulit cerah, hal ini semakin penting untuk menghindari radiasi UV yang berisiko memicu penyakit kanker kulit.

Beberapa orang yang memiliki flek hitam memiliki pilihan untuk menjalani terapi laser sebagai upaya menghilangkan bintik-bintik tersebut. Selain terapi laser, pemilik flek hitam dapat menggunakan kosmetik untuk menyamarkan bintik-bintik yang dirasa mengganggu penampilan.

Trik lainnya adalah dengan menggunakan topi lebar dan pakaian nyaman yang dapat melindungi tubuh dari sinar matahari. Perhatikan jam-jam saat matahari sedang bersinar dengan teriknya. Biasanya terjadi pada pukul 10.00 hingga pukul 14.00. Ada baiknya Anda tidak terlalu lama berada di luar ruangan pada waktu-waktu di atas.

Informasi Penyakit



BACA JUGA



BERITA TERKAIT