Selamat Datang di Web Portal Komunitas Donor Darah Indonesia Daftarkan alamat email anda dan dapatkan update berita terbaru melalui newsletter kami




Informasi Obat

Probenecid

Editor : Rr. Anne Marie Heidija

Dibaca 45 kali

Probenecid adalah obat yang digunakan untuk mencegah serangan asam urat (gout) pada penderita asam urat kronis. Penyakit asam urat terjadi akibat kadar asam urat yang terlalu tinggi dalam darah, sehingga terbentuk kristal di dalam persendian. Probenecid bekerja dengan cara membantu ginjal untuk menurunkan kadar asam urat dalam darah.

Probenecid tidak dapat meredakan serangan asam urat yang tiba-tiba menyerang (akut). Namun, jika dikonsumsi selama beberapa bulan, obat ini dapat membantu mencegah terjadinya serangan berikutnya.

Selain itu, probenecid juga dapat diresepkan sebagai terapi tambahan untuk pengobatan menggunakan antibiotik tertentu, misalnya golongan penisilin. Probenecid dapat meningkatkan kadar antibiotik dalam darah, sehingga meningkatkan kerja antibiotik tersebut.

Probenecid tidak boleh dikonsumsi oleh anak berusia di bawah dua tahun.

Peringatan:

  • Wanita yang sedang merencanakan kehamilan, sedang hamil, atau menyusui, dianjurkan berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan probenecid.
  • Probenecid tidak boleh dikonsumsi oleh anak berusia di bawah dua tahun.
  • Disarankan tidak mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan alat berat selama sesaat setelah mengonsumsi probenecid, karena obat ini bisa menyebabkan pusing.
  • Harap berhati-hati dan konsultasikan kepada dokter bagi Anda yang memiliki kadar asam urat tinggi dalam urine, serta bagi yang sedang menderita gangguan ginjal, gangguan pencernaan, diabetes, dan defisiensi glukosa-6 fosfat.
  • Harap berhati-hati bagi penderita yang akan menjalani terapi radiasi.
  • Batasi konsumsi minuman beralkohol selama menjalani pengobatan dengan probenecid.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Menggunakan Probenecid dengan Benar

Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi probenecid. Jangan menambahkan atau mengurangi dosis tanpa izin dokter.

Probenecid sebaiknya tidak dikonsumsi ketika penyakit asam urat sedang kambuh dan tunggu hingga rasa nyeri mereda. Obat ini juga bukan untuk meredakan rasa nyeri akibat serangan asam urat.

Anda mungkin akan tetap mengalami serangan asam urat selama beberapa saat setelah mengonsumsi probenecid. Namun, apabila dikonsumsi secara teratur sesuai dengan anjuran dokter, frekuensi serangan akan semakin berkurang dan derajat nyeri saat serangan akan berkurang.

Kadar asam urat dalam ginjal akan sedikit meningkat beberapa saat setelah Anda mengonsumsi probenecid, sehingga risiko terbentuknya batu ginjal pun akan meningkat. Untuk mencegahnya, dokter biasanya akan menyarankan Anda untuk minum air setidaknya 10 gelas per hari.

Probenecid sebaiknya dikonsumsi setelah makan atau bersamaan dengan makanan untuk mengurangi risiko sakit perut. Jangan memperpanjang atau mengurangi durasi pengobatan tanpa izin dokter. Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi probenecid, disarankan untuk segera mengonsumsinya jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis probenecid pada jadwal berikutnya untuk menggantikan dosis yang terlewat.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Probenecid

Reaksi orang terhadap sebuah obat berbeda-beda. Beberapa efek samping konsumsi probenecid yang umumnya terjadi adalah:

  • Sakit kepala.
  • Nyeri, merah, atau bengkak pada persendian.
  • Frekuensi buang air kecil meningkat.
  • Luka pada gusi.
  • Nafsu makan menurun.
  • Mual dan muntah.

Informasi Obat



BACA JUGA



BERITA TERKAIT