Selamat Datang di Web Portal Komunitas Donor Darah Indonesia Daftarkan alamat email anda dan dapatkan update berita terbaru melalui newsletter kami




Informasi Obat

Kalsium

Editor : Rr. Anne Marie Heidija

Dibaca 49 kali

Kalsium adalah jenis mineral yang sangat penting untuk pertumbuhan dan pemeliharaan gigi serta tulang. Selain itu, kalsium juga dibutuhkan oleh saraf, jantung, dan sistem pembekuan darah agar bisa berfungsi dengan baik.

Terkadang tubuh manusia membutuhkan asupan kalsium yang lebih tinggi, terutama pada masa pertumbuhan sewaktu kanak-kanak, serta pada wanita yang sedang hamil atau menyusui.

Kalsium bisa ditemukan pada makanan seperti susu, keju, tahu, tempe, bayam, brokoli, kacang-kacangan, dan ikan sarden. Selain itu, asupan kalsium juga bisa didapat dari suplemen kalsium. Suplemen kalsium bisa digunakan untuk mengobati dan mencegah defisiensi kalsium, serta mengurangi kadar fosfat.

Merek dagang: Calciflavone, Calc-Os, Calnic, Calnic Plus, Caltrax, Ketocid, Lactercon, Osfit DHA, Ossoral, Osteocare, Renoguard, Renosteril, Tonar.

Peringatan:

  • Bagi wanita yang sedang hamil atau menyusui, sesuaikan dosis suplemen kalsium dengan anjuran dokter.
  • Tanyakan dosis suplemen kalsium untuk anak-anak kepada dokter.
  • Bagi penderita gangguan ginjal, jantung, sarkoidosis, tumor tulang, serta bagi mereka yang kandungan kalsium di dalam darah dan urinenya sangat tinggi, disarankan untuk tidak mengonsumsi suplemen kalsium kecuali diresepkan oleh dokter.
  • Asupan kalsium memang sangat penting bagi ibu hamil dan menyusui. Meski demikian, hindarilah konsumsi kalsium dalam jumlah berlebihan karena dikhawatirkan dapat berdampak pada kesehatan ibu dan bayi.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Kalsium

Dosis kalsium akan diberikan berdasarkan tingkat keparahan defisiensi atau kebutuhan seseorang. Pada orang dewasa, umumnya dosis 1000-1200 mg sehari cukup untuk mencegah dan mengobati defisiensi kalsium. Sedangkan pada anak-anak, biasanya dokter akan menyesuaikan dosis kalsium dengan umur mereka. Jangan mengonsumsi kalsium lebih dari 1500 mg per hari.

Mengonsumsi Kalsium dengan Benar

Gunakanlah suplemen kalsium sesuai dengan keterangan pada kemasan atau anjuran dokter jika diresepkan oleh dokter.

Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Bagi pasien yang lupa mengonsumsi suplemen kalsium, disarankan untuk segera melakukannya jika jeda dengan jadwal konsumsi berikutnya tidak terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Interaksi Obat

Bagi seseorang yang sedang mengonsumsi obat-obatan untuk penyakit jantung, diabetes, epilepsi, disarankan untuk tidak mengonsumsinya bersamaan dengan suplemen kalsium. Sebab, suplemen kalsium dapat membuat obat-obatan tersebut tidak terserap oleh tubuh. Konsumsilah suplemen kalsium satu hingga dua jam sebelum atau sesudah konsumsi obat lain.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Suplemen Kalsium

Jika dikonsumsi dengan takaran yang direkomendasikan, suplemen kalsium tidak akan membahayakan dan sangat jarang menyebabkan efek samping. Tetapi jika suplemen mineral ini dikonsumsi dalam dosis tinggi, dapat menyebabkan diare dan sakit perut.

Informasi Obat



BACA JUGA



BERITA TERKAIT