Selamat Datang di Web Portal Komunitas Donor Darah Indonesia Daftarkan alamat email anda dan dapatkan update berita terbaru melalui newsletter kami




Informasi Obat

Ivermectin

Editor : Rr. Anne Marie Heidija

Dibaca 51 kali

Ivermectin adalah salah satu obat antelmintik, yaitu obat yang digunakan untuk mengatasi infeksi yang disebabkan oleh parasit atau cacing. Contoh penyakit yang bisa diatasi dengan ivermectin meliputi:

  • Filariasis.
  • Ascariasis.
  • Kudis.
  • Gnathostomiasis.
  • Onchocerciasis.
  • Strongyloidiasis.

Kinerja ivermectin adalah dengan melumpuhkan dan membunuh parasit yang hidup dalam tubuh manusia. Obat ini hanya boleh digunakan dengan resep dokter.

Peringatan:

  • Bagi wanita yang sedang merencanakan kehamilan, hamil, atau menyusui sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan ivermectin.
  • Obat ini tidak boleh diberikan kepada anak-anak dengan berat badan di bawah 15 kg.
  • Harap berhati-hati bagi yang mengidap gangguan hati, asma, HIV, infeksi akibat lalat tsetse, serta pernah menderita meningitis.
  • Jangan mengemudi atau mengoperasikan alat berat selama mengonsumsi ivermectin karena obat ini dapat menyebabkan kepala terasa melayang, ringan hingga rasa ingin pingsan serta kewaspadaan diri juga menjadi berkurang.
  • Ketika mengonsumsi obat ini, sebaiknya batasi atau berhenti mengonsumsi minuman keras.
  • Jika menggunakan ivermectin, beri tahu dokter sebelum menjalani pengobatan medis apa pun.
  • Jangan menambahkan atau mengurangi dosis tanpa izin dokter.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter atau pergi ke rumah sakit terdekat.

Dosis Ivermectin

Takaran ivermectin akan ditentukan oleh dokter berdasarkan jenis penyakit yang ditangani, berat badan pasien, serta kondisi kesehatan pasien.

Mengonsumsi Ivermectin dengan Benar

Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi ivermectin. Obat ini lebih baik dikonsumsi pada saat perut kosong (biasanya 1 jam sebelum sarapan) dan minum 1 gelas air putih.

Jangan lupa untuk menjalani tes kesehatan secara berkala ke dokter, khususnya pemeriksaan laboratorium pada sampel tinja. Langkah ini dianjurkan guna memastikan keefektifan obat untuk memberantas parasit dalam tubuh pasien. Pemberian obat biasanya akan diulang jika parasit belum habis diberantas.

Usahakan untuk mengonsumsi ivermectin pada jam yang sama untuk memaksimalisasi efeknya.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Ivermectin

Reaksi tiap orang terhadap obat tentu berbeda-beda. Beberapa efek samping yang bisa terjadi akibat mengonsumsi ivermectin meliputi:

  • Mual.
  • Muntah.
  • Diare.
  • Pusing.
  • Ruam.
  • Demam.
  • Nyeri otot.
  • Biduran.

Jika ada efek samping yang berkepanjangan, mengganggu aktivitas, atau Anda mengalami reaksi alergi, segera temui dokter yang meresepkan obat untuk Anda atau datangi rumah sakit terdekat.

Informasi Obat



BACA JUGA



BERITA TERKAIT