Selamat Datang di Web Portal Komunitas Donor Darah Indonesia Daftarkan alamat email anda dan dapatkan update berita terbaru melalui newsletter kami




Informasi Obat

Gliquidone

Editor : Rr. Anne Marie Heidija

Dibaca 50 kali

Gliquidone adalah salah satu obat antidiabetes. Obat ini biasa digunakan untuk mengatasi kadar gula darah tinggi yang dialami penderita diabetes tipe 2. Selain dapat dikonsumsi sendiri, gliquidone juga bisa dikombinasikan dengan obat antidiabetes lainnya.

Gliquidone bekerja dengan cara merangsang produksi insulin organik dan menormalkan metabolisme tubuh penderita. Insulin merupakan hormon pengatur kadar gula di dalam tubuh.

Peringatan:

  • Disarankan tidak mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan alat berat selama menjalani pengobatan dengan gliquidone.
  • Harap berhati-hati bagi pasien berusia lanjut dan penderita gangguan fungsi ginjal.
  • Batasi konsumsi minuman beralkohol selama pengobatan berlangsung.
  • Jika mengalami reaksi alergi atau overdosis setelah mengonsumsi gliquidone, segera temui dokter.

Dosis Gliquidone

Dosis gliquidone berbeda-beda untuk setiap pasien. Dokter akan menyesuaikan dosis obat ini berdasarkan tingkat keparahan diabetes, riwayat kesehatan, dan reaksi tubuh.

Umumnya dokter akan meresepkan dosis sebesar 15 miligram ketika pengobatan baru dimulai, dan dapat ditingkatkan sesuai respons tubuh pasien. Untuk dosis lanjutan, dokter biasanya akan merekomendasikan 45-60 miligram per hari yang dibagi ke dalam 2 sampai 3 dosis. Dosis maksimal yang dapat diberikan pada pasien adalah 180 miligram per hari.

Mengonsumsi Gliquidone dengan Benar

Pastikan untuk mengonsumsi gliquidone sesuai dengan anjuran dokter. Baca informasi yang tertera pada kemasan obat sebelum mulai mengonsumsi. Jika ragu, segera berkonsultasi dokter.

Dianjurkan untuk mengonsumsi gliquidone saat makan, namun dosis kecil gliquidone dapat dikonsumsi 30 menit sebelum sarapan. Hindari konsumsi minuman beralkohol selama menggunakan obat ini, karena dapat memengaruhi kadar gula dalam darah.

Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis gliquidone dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi obat ini pada jam yang sama setiap hari untuk memaksimalkan kerja obat.

Jika lupa, disarankan untuk segera mengonsumsi gliquidone begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis gliquidone dalam sekali minum.

Interaksi Obat

Disarankan untuk tidak mengonsumsi rifampicin ketika sedang menjalani pengobatan dengan gliquidone, karena dapat menurunkan kinerja obat ini.

Efek hiperglikemik dapat menguat jika penderita mengonsumsi obat-obatan, seperti asam salisilat, sulfonamid, fenilbutazon, tuberkulostatik, kloramfenikol, tetrasiklin, derivat kumarin, siklofosfamid, MAOI, beta-blocker, kotrimoksazol, atau mikonidazol.

Sedangkan efek hipoglikemik akan berkurang jika pasien mengonsumsi obat-obatan, seperti chlorpromazine, simpatomimetik, kortikosteroid, hormon tiroid, kontrasepsi oral, dan preparat yang mengandung asam nikotinat.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Gliquidone

Reaksi orang terhadap sebuah obat berbeda-beda. Efek samping yang umumnya terjadi dari penggunaan gliquidone adalah sakit kepala dan gangguan pencernaan.

Informasi Obat



BACA JUGA



BERITA TERKAIT