Selamat Datang di Web Portal Komunitas Donor Darah Indonesia Daftarkan alamat email anda dan dapatkan update berita terbaru melalui newsletter kami




Informasi Obat

Ergotamine

Editor : Rr. Anne Marie Heidija

Dibaca 54 kali

Ergotamine adalah obat yang digunakan untuk mencegah atau mengobati migrain. Obat ini bekerja di dalam tubuh penderita dengan membuat pembuluh darah otak berkontraksi dan menyempit (vasokonstriksi), terutama pembuluh darah tepi dan pembuluh darah otak.

Peringatan:

  • Obat ini tidak dianjurkan untuk dikonsumsi anak-anak, karena keamanan dan keefektifannya belum teruji.
  • Disarankan untuk tidak mengemudikan kendaraan atau mengoperasikan alat berat, karena ergotamine dapat menyebabkan pusing.
  • Batasi konsumsi minuman beralkohol selama menjalani pengobatan dengan ergotamine.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda memiliki alergi terhadap satu jenis obat, makanan, atau bahan pengawet tertentu.
  • Hati-hati dalam penggunaan pada penderita gangguan sirkulasi darah, gangguan fungsi ginjal atau hati, gangguan jantung atau paru-paru, kadar kolesterol tinggi, serta diabetes.
  • Jika Anda mengalami reaksi alergi atau overdosis setelah menggunakan ergotamine, segera temui dokter.

Dosis Ergotamine

Dosis ergotamine bentuk inhalasi untuk mengatasi migraine adalah 360 mikrogram dalam satu kali inhalasi, dan dapat diulang setiap 5 menit. Dosis maksimal ergotamine inhalasi adalah 6 kali inhalasi dalam 24 jam, dan 15 kali inhalasi dalam 7 hari.

Sedangkan pada ergotamine dalam bentuk tablet sublingual, dosisnya adalah 2 miligram, diberikan pada saat serangan, dan dapat diulang setiap 30 menit jika diperlukan. Dosis maksimal ergotamine tablet sublingual adalah 6 mg dalam 24 jam, dan 10 mg dalam 7 hari.

Mengonsumsi Ergotamine dengan Benar

Bacalah petunjuk pada kemasan obat dan ikuti anjuran dokter dalam menggunakan ergotamine. Jangan menambahkan atau mengurangi dosis tanpa izin dokter. Ergotamine dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan.

Gunakan ergotamine ketika muncul tanda awal serangan migrain, sesuai anjuran dokter. Ergotamin tidak untuk dikonsumsi secara rutin. Letakkan tablet ergotamine di bawah lidah sampai larut dengan perlahan. Jangan menelan, mengunyah, atau menghancurkannya terlebih dahulu. Jangan makan, minum, atau merokok ketika tablet sedang larut.

Sebaiknya hindari konsumsi buah grapefruit atau minuman yang mengandung sari buah tersebut saat menjalani pengobatan dengan ergotamine.

Pastikan ada jarak waktu 30 menit antara satu dosis tablet ergotamine sublingual dengan dosis berikutnya. Jangan menggandakan dosis dalam sekali konsumsi.

Interaksi Obat

Berikut ini adalah efek yang dapat timbul jika ergotamine dikonsumsi bersama dengan obat-obatan lainnya:

  • Peningkatan resiko vasokonstriksi perifer, jika dikonsumsi bersama dengan beta-blockers.
  • Peningkatan efek vasokonstriksi, jika dikonsumsi bersama dengan obat golongan simpatomimetik (misalnya epinephrine).
  • Peningkatan risiko ergotisme, jika dikonsumsi bersama dengan CYP3A4 inhibitors (misalnya antijamur azole, inhibitors protease, atau antibiotik makrolide). Efek ini dapat berakibat fatal.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Ergotamine

Reaksi orang terhadap sebuah obat berbeda-beda. Beberapa efek samping penggunaan ergotamine yang umumnya terjadi adalah:

  • Kesemutan dan mati rasa pada jari tangan dan kaki.
  • Nyeri perut.
  • Mual dan muntah.
  • Nyeri otot dan kebas pada tangan dan
  • Pembengkakan lokal.
  • Lengan dan tungkai kaki terasa lemas.

Informasi Obat



BACA JUGA



BERITA TERKAIT