Selamat Datang di Web Portal Komunitas Donor Darah Indonesia Daftarkan alamat email anda dan dapatkan update berita terbaru melalui newsletter kami




Informasi Obat

Ephedrine

Editor : Rr. Anne Marie Heidija

Dibaca 46 kali

Ephedrine adalah obat dekongestan yang digunakan untuk mengatasi gejala hidung tersumbat. Hidung tersumbat adalah salah satu gejala yang paling umum akibat pilek. Selain pilek, hidung tersumbat juga bisa disebabkan oleh hidung yang sensitif terhadap perubahan cuaca.

Mandi air hangat dan menghirup uap bisa membantu meredakan hidung tersumbat, tapi cara ini tidak bisa memberikan kenyamanan seperti yang didapat dari obat ephedrine.  Ephedrine hanya boleh digunakan maksimal selama tujuh hari oleh orang dewasa maupun anak-anak pada usia 12 tahun ke atas.

Ketika ephedrine memberi efek penyempitan pembuluh darah pada hidung, alhasil dapat mengurangi kekentalan cairan hidung dan mempermudah pernapasan.

Peringatan:

  • Bagi wanita hamil atau merencanakan kehamilan, atau sedang menyusui, tanyakan pada dokter sebelum menggunakan obat ini.
  • Jangan menggunakan obat ini lebih dari tujuh hari kecuali dianjurkan oleh dokter.
  • Obat ini tidak boleh digunakan pada anak-anak di bawah umur 12 tahun.
  • Harap berhati-hati bagi penderita hipertensi, glaukoma, gangguan ginjal, asma, diabetes, pembesaran kelenjar prostat, kelenjar tiroid hiperaktif, penyakit kardiovaskular, dan orang yang baru menjalani operasi hidung atau sinus dalam menggunakan obat ini.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Ephedrine

Ephedrine tersedia dalam dua pilihan kekuatan, yaitu 0,5 persen dan 1 persen. Teteskan obat ini satu atau dua kali di masing-masing lubang hidung. Dalam satu hari, jangan gunakan obat ini lebih dari empat kali. Ini adalah dosis umum, terkecuali dokter menyarankan secara berbeda. Jangan menambah atau mengurangi dosis yang dianjurkan oleh dokter Anda atau sesuai dengan aturan pemakaian yang tertera pada kemasan.

Menggunakan Ephedrine dengan Benar

Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat atau mengikuti anjuran dokter dalam menggunakan ephedrine. Obat ini hanya dipergunakan khusus untuk hidung saja. Untuk menghindari penyebaran infeksi, obat tetes hidung ini hanya boleh digunakan oleh satu orang.

Pertama, hembuskan udara dari hidung secara perlahan-lahan. Buka pipet dari botol obat, lalu isi setengah pipet dengan cara menekan karet dari pipet.

Condongkan kepala ke belakang, lalu perlahan-lahan masukkan obat ke dalam masing-masing lubang hidung sebanyak satu hingga dua tetes. Hindari memasukkan pipet ke dalam lubang hidung atau menyentuh permukaan kulit saat meneteskannya. Jika itu terjadi, Anda bisa mengkontaminasi sisa obat yang masih ada.

Setelah memasukkan tetesan ephedrine ke dalam hidung, pertahankan posisi kepala miring ke belakang beberapa saat. Hal ini bertujuan agar obat bisa menyebar. Kembalikan pipet ke dalam botol setelah pemakaian. Jika Anda merasa kesulitan melakukannya sendiri, mintalah bantuan orang lain.

Jauhkan obat ini dari mata Anda. Jangan membekukan obat ini. Obat ini sebaiknya dibuang setelah berumur dua bulan sejak pertama kali dibuka. Disarankan untuk mencatat pertama kali Anda membuka botol ini untuk bisa mengetahui batas waktu pemakaian obat.

Bagi pasien yang lupa memakai ephedrine, disarankan untuk segera memakainya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis ephedrine pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Ephedrine

Reaksi orang terhadap sebuah obat berbeda-beda. Beberapa efek samping yang bisa terjadi, seperti:

  • Terjadinya iritasi pada hidung.
  • Merasa mual dan muntah.
  • Mulut kering dan merasa haus.
  • Sakit kepala.
  • Kehilangan selera makan.

Jika efek samping yang terjadi terus berkepanjangan, mengganggu aktivitas, atau Anda mengalami reaksi alergi, segera temui dokter atau datangi rumah sakit terdekat.

Informasi Obat



BACA JUGA



BERITA TERKAIT