Selamat Datang di Web Portal Komunitas Donor Darah Indonesia Daftarkan alamat email anda dan dapatkan update berita terbaru melalui newsletter kami




Informasi Obat

Lanzoprazole

Editor : Rr. Anne Marie Heidija

Dibaca 49 kali

Lanzoprazole adalah kelompok obat proton pump inhibitor. Obat ini digunakan untuk mengatasi gangguan pada sistem pencernaan akibat produksi asam lambung yang berlebihan, seperti sakit maag dan tukak lambung. Selain itu, obat ini juga bisa meredakan gejala akibat naiknya asam lambung ke kerongkongan, seperti kesulitan menelan dan batuk berkepanjangan.

Lanzoprazole bekerja dengan cara mengurangi jumlah asam yang dihasilkan oleh dinding lambung. Lambung menghasilkan asam secara alami untuk mencerna makanan dan membunuh bakteri. Namun asam ini bisa menyebabkan iritasi pada lambung sendiri. Oleh karena itu mukosa atau lendir pelindung diproduksi untuk melindungi dinding lambung.

Ketika lapisan mukosa pelindung ini mengalami gangguan, asam lambung akan mulai melukai dinding lambung hingga menyebabkan terjadinya peradangan, tukak, dan kondisi-kondisi lainnya. Selain itu, sebagian orang juga juga mengalami masalah dengan katup otot (sfingter) yang berfungsi sebagai pintu satu arah untuk masuknya makanan dari kerongkongan ke lambung dan mencegah naiknya kembali makanan dari lambung ke kerongkongan. Masalah yang terjadi pada otot tersebut menyebabkan asam terlepas naik ke atas dan menyebabkan iritasi pada kerongkongan, sehingga munculah gejala-gejala penyakit asam lambung (GERD).

Merek dagang: Acilaz, Betalans, Digest, Erphalanz, Lagas 30, Digest, Lapraz, Lasgan, Lazol, Lexid, Prazotec, Prosogan Injeksi, Prazotec, Pysolan, Solans, Sopralan

Peringatan:

  • Harap berhati-hati dalam mengonsumsi lansoprazole bagi penderita gangguan hati, hipomagnesemia (penurunan kadar magnesium dalam darah), osteoporosis, dan osteopenia.
  • Penggunaan lanzoprazole dalam dosis tinggi dan jangka waktu yang panjang dapat meningkatkan risiko retak tulang terutama pada kelompok lansia dan penderita osteoporosis.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Lansoprazole

Lansoprazole intravena umumnya digunakan untuk mengobati radang esofagus akibat erosi oleh asam lambung, dan diberikan dalam bentuk infus. Dosis untuk orang dewasa adalah 30 mg selama 30 menit per hari, maksimal hingga 7 hari.

Mengonsumsi Lansoprazole dengan Benar

Pastikan untuk membaca informasi pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi lansoprazole. Telan kapsulnya secara utuh, jangan dibuka, dihancurkan, atau dikunyah.

Obat ini disarankan untuk diminum 30 menit sebelum makan karena jika dikonsumsi setelah makan, penyerapannya menjadi tidak maksimal.

Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi lansoprazole pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalisasi efeknya.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi lansoprazole, disarankan untuk segera melakukannya jika jeda dengan jadwal konsumsi berikutnya tidak terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Interaksi Obat

Berikut ini adalah sejumlah interaksi yang bisa terjadi jika menggunakan lansoprazole dengan beberapa obat tertentu:

  • Peningkatan risiko hipomagnesemia jika dikonsumsi bersamaan dengan obat diuretik dan digoxin.
  • Lansoprazole dapat menurunkan konsentrasi plasma dari erlotinib, dasatinib, dan lapatinib.
  • Menurunkan bioavailabilitas dari itraconazole dan ketoconazole.
  • Dapat meningkatkan konsentrasi plasma dari cilostazol dan methotrexate.
  • Antasida dan sukralfat dapat menurunkan bioavailabilitas dari lansoprazole.
  • Lansoprazole dapat menurunkan kinerja rilpivirin dan atanazavir, serta berpotensi fatal.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Lansoprazole

Walau jarang, beberapa efek samping yang mungkin terjadi setelah menggunakan lansoprazole adalah:

  • Diare.
  • Sakit perut, mual, kembung.
  • Konstipasi.
  • Sakit kepala atau pusing.
  • Penurunan kadar zat besi dalam darah.

Jika efek samping di atas terjadi secara berkepanjangan, disarankan untuk segera temui dokter.

Informasi Obat



BACA JUGA



BERITA TERKAIT