Selamat Datang di Web Portal Komunitas Donor Darah Indonesia Daftarkan alamat email anda dan dapatkan update berita terbaru melalui newsletter kami




Informasi Obat

L-Glutamine

Editor : Rr. Anne Marie Heidija

Dibaca 49 kali

L-Glutamine adalah zat alami yang diproduksi tubuh untuk mengatur pertumbuhan dan fungsi sel tubuh. L-Glutamine merupakan jenis asam amino yang berjumlah paling banyak di dalam tubuh manusia.

Dikombinasikan dengan hormon pertumbuhan dan program diet khusus, L-Glutamine bisa digunakan untuk menangani short bowel syndrome (kelainan penyerapan). Bahkan suplemen ini juga bisa digunakan untuk melawan beberapa efek samping dari pengobatan medis.

Peringatan:

  • Wanita yang sedang merencanakan kehamilan, sedang hamil, atau menyusui, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi L-Glutamine.
  • Harap berhati-hati bagi yang sensitif terhadap penyedap makanan (monosodium glutamat), mengidap gangguan fungsi hati yang memengaruhi fungsi pikiran (hepatic encephalopathy), gangguan mental, sirosis hepatis, kejang-kejang, dan sedang mengonsumsi obat lain.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis L-Glutamine

Dosis L-Glutamine untuk tiap pasien berbeda-beda. Biasanya, dosis ditentukan dokter berdasarkan kondisi penyakit dan respons tubuh tiap pasien.

Bagi penderita short bowel syndrome, biasanya dokter akan meresepkan 30 gram L-Glutamine per hari. Jumlah tersebut akan dibagi dalam enam dosis.

Untuk mengobati mulut nyeri akibat kemoterapi, umumnya dosis yang dianjurkan oleh dokter adalah 4 gram L-Glutamine cair yang dikonsumsi setiap empat jam sejak dimulainya kemoterapi. Sedangkan untuk menangani sindrom kehilangan berat tubuh secara drastis, penderita akan diberikan antara 8 hingga 40 gram per hari.

Jika L-Glutamine hanya dikonsumsi sebagai suplemen, maka dosis umum yang dianjurkan 1-2 gram per hari. Berkonsultasilah dengan dokter guna menentukan dosis L-Glutamine untuk anak-anak, yang biasanya disesuaikan dengan berat badan mereka.

Mengonsumsi L-Glutamine Dengan Benar

Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi L-Glutamine. Jangan menambahkan atau mengurangi dosis tanpa izin dokter.

Konsumsilah L-Glutamine saat kondisi perut sedang kosong, di Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi L-Glutamine, disarankan untuk segera mengonsumsinya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis L-Glutamine pada jadwal berikutnya untuk menggantikan dosis yang terlewat.

Kenali Efek Samping dan Bahaya L-Glutamine

Reaksi orang terhadap sebuah obat berbeda-beda. Beberapa efek samping L-Glutamine yang umumnya terjadi adalah:

  • Mengejan berlebihan saat buang air besar.
  • Batuk dan serak.
  • Frekuensi buang air besar meningkat.

Segera temui dokter atau datangi rumah sakit terdekat jika mengalami efek samping seperti:

  • Perubahan warna kulit.
  • Telapak tangan dan kaki terasa dingin.
  • Linglung, pusing, dan sakit kepala.
  • Menggigil dan demam.
  • Darah pada urine, sering buang air kecil disertai nyeri.
  • Detak jantung dan napas lebih cepat.
  • Sakit punggung atau sisi tubuh.
  • Tampak tanda-tanda seperti peradangan, nyeri, bengkak, dan kemerahan pada tangan atau kaki.
  • Kelopak mata, atau seputar mata, wajah, lidah, atau bibir bengkak.
  • Kelelahan yang tidak normal.
  • Napas pendek dan mengi.
  • Sakit perut.
  • Ruam kulit dan gatal.

Informasi Obat



BACA JUGA



BERITA TERKAIT