Selamat Datang di Web Portal Komunitas Donor Darah Indonesia Daftarkan alamat email anda dan dapatkan update berita terbaru melalui newsletter kami




Informasi Obat

Neomycin

Editor : Rr. Anne Marie Heidija

Dibaca 52 kali

Neomycin adalah obat yang biasa digunakan untuk mengurangi risiko infeksi sesudah pembedahan usus. Obat ini termasuk salah satu jenis obat antibiotik aminoglikosida.

Di dalam tubuh, neomycin bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri di dalam usus. Antibiotik ini juga bisa digunakan dalam program diet khusus untuk menangani gangguan otak serius berupa ensefalopati hepatik (gangguan fungsi otak akibat penyakit hati).

Neomycin tidak bisa digunakan untuk mengatasi infeksi akibat virus, hanya bisa dikonsumsi untuk menangani infeksi bakteri. Konsumsi neomycin yang tidak mengikuti resep dokter bisa menyebabkan berkurangnya efektivitas tubuh.

Peringatan:

  • Wanita yang sedang merencanakan kehamilan, sedang hamil, atau menyusui, tidak dianjurkan mengonsumsi obat ini atau sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan neomycin.
  • Harap berhati-hati bagi yang sedang menderita gangguan pendengaran, gangguan usus, gangguan ginjal, myasthenia gravis, atau penyakit Parkinson.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Neomycin

Dosis neomycin untuk tiap pasien berbeda-beda. Biasanya, dosis ditentukan dokter berdasarkan kondisi penyakit dan respons tubuh tiap pasien.

Dosis yang diberikan bagi pasien dewasa untuk sterilisasi usus sebelum pembedahan adalah 1000 miligram per jam selama empat jam. Kemudian, dilanjutkan dengan 1000 miligram setiap empat jam selama dua atau tiga hari sebelum pembedahan dilakukan. Untuk penderita hepatik koma dewasa, biasanya dokter akan meresepkan 4–12 gram per hari selama masa pengobatan 5–7 hari.

Dosis neomycin untuk anak-anak berusia di atas 6 tahun biasanya disesuaikan dengan berat badan mereka. Sedangkan anak berusia di bawah 6 tahun tidak direkomendasikan untuk mengonsumsi neomycin.

Mengonsumsi Neomycin Dengan Benar

Pastikan untuk membaca petunjuk pada kemasan obat dan mengikuti anjuran dokter dalam mengonsumsi neomycin. Jangan menambahkan atau mengurangi dosis tanpa seizin dokter.

Neomycin bisa dikonsumsi baik saat kondisi perut penuh maupun kosong. Dianjurkan untuk jangan mengonsumsi neomycin terus menerus selama dua minggu.

Jangan memperpanjang atau mengurangi durasi pengobatan tanpa izin dokter. Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Untuk memaksimalkan efek obat, selalu minum obat ini pada jam yang sama setiap harinya.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi neomycin, disarankan untuk segera mengonsumsinya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis neomycin pada jadwal berikutnya untuk menggantikan dosis yang terlewat.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Neomycin

Reaksi orang terhadap sebuah obat berbeda-beda. Beberapa efek samping neomycin yang umumnya terjadi adalah mual, muntah, dan diare.

Segera berkonsultasi dengan dokter jika mengalami gejala-gejala seperti:

  • Kesulitan berjalan.
  • Mati rasa.
  • Otot terasa lemas atau berkedut.
  • Kejang.
  • Muncul ruam.
  • Gatal atau pembengkakan pada wajah, lidah, atau tenggorokan.
  • Sakit kepala parah.
  • Kesulitan bernapas.
  • Gangguan pendengaran bahkan hingga tuli.

Informasi Obat



BACA JUGA



BERITA TERKAIT