Selamat Datang di Web Portal Komunitas Donor Darah Indonesia Daftarkan alamat email anda dan dapatkan update berita terbaru melalui newsletter kami




Informasi Obat

Scopolamine

Editor : Rr. Anne Marie Heidija

Dibaca 52 kali

Scopolamine adalah obat golongan antikolinergik yang digunakan untuk mencegah rasa mual dan muntah yang biasanya muncul setelah efek pemberian anestesi pada prosedur operasi.

Obat ini juga bisa digunakan untuk mencegah rasa mual yang muncul akibat mabuk perjalanan, mengobati spasme saluran pencernaan, dan mengobati kondisi-kondisi dengan gejala menyerupai penyakit Parkinson.

Scopolamine bekerja langsung pada sistem saraf pusat untuk menciptakan efek menenangkan di dalam lambung dan usus.

Peringatan:

  • Wanita yang merencanakan kehamilan, wanita yang sedang hamil, atau wanita menyusui harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.
  • Bayi yang berusia di bawah 6 bulan tidak boleh diberikan obat ini.
  • Penderita glaukoma sudut tertutup, gangguan saluran pernapasan yang parah, penyumbatan pada usus, dan gangguan berkemih tidak disarankan untuk menggunakan obat ini.
  • Penderita yang memiliki gangguan pada ginjal, hati, jantung, tekanan darah, pembuluh koroner, kelenjar tiroid, dan yang memiliki riwayat cedera otak atau kepala harus berkonsultasi dengan dokter sebelum menggunakan obat ini.
  • Konsultasikan dengan dokter tentang penggunaan scopolamine jika Anda sedang menjalani terapi pengobatan lain pada waktu yang sama, termasuk terapi suplemen, pengobatan herba, atau pengobatan pelengkap lainnya (misalnya kalium, donepezil, dan oxymorphone) disarankan.
  • Segera temui dokter jika terjadi reaksi alergi atau overdosis saat menggunakan scopolamine atau obat-obatan lain yang serupa, seperti hyoscyamine dan methscopolamine.

Scopolamine juga dapat digunakan untuk mengobati beberapa kondisi yang gejalanya menyerupai penyakit Parkinson, antara lain progressive supranuclear palsy (gangguan di otak yang mengganggu keseimbangan seseorang), multiple system atrophy (gangguan saraf yang menyebabkan gangguan bicara, keseimbangan, bahkan pernafasan), atau essential tremor (tremor yang tidak disebabkan oleh penyakit Parkinson). Dosis penggunaan scopolamine untuk berbagai kondisi tersebut harus disesuaikan dengan anjuran dokter dan dapat berbeda dari satu orang ke orang lainnya.

Menggunakan Scopolamine dengan Benar

Ikuti petunjuk penggunaan yang diberikan dokter dan perhatikan takaran serta informasi yang tertera pada kemasan sebelum menggunakan scopolamine.

Tablet scopolamine dapat dikonsumsi dengan segelas air putih dan dengan atau tanpa bantuan makanan. Hindari mengonsumsi obat ini dengan alkohol karena dapat menyebabkan efek samping.

Hindari melakukan aktivitas berat seperti mengemudikan kendaraan dan beraktivitas pada cuaca yang panas karena dapat mengganggu penglihatan dan reaksi. Gunakan kacamata hitam bahkan di dalam ruangan untuk melindungi mata yang sensitif.

Scopolamine juga dapat menurunkan jumlah keringat sehingga penderita akan rentan dengan serangan panas (heat stroke).

Kenali Efek Samping dan Bahaya Scopolamine

Sama seperti obat-obat lain, scopolamine juga bisa menyebabkan efek samping.

  • Sulit menelan
  • Jumlah urine yang sedikit atau tidak ada sama sekali
  • Sakit ketika berkemih
  • Mengantuk
  • Gelisah
  • Bingung atau paranoia
  • Detak jantung yang cepat
  • Mulut kering yang bisa meningkatkan rasa haus
  • Penglihatan mengabur dan pupil membesar
  • Mata menjadi sensitif terhadap cahaya
  • Kulit kering
  • Konstipasi

Overdosis scopolamine bisa berakibat fatal, terlebih lagi jika dialami oleh anak-anak. Berikut adalah gejala overdosis scopolamine yang patut diwaspadai:

  • Merasa gelisah atau bersemangat
  • Bingung
  • Demam
  • Muntah
  • Berhalusinasi
  • Sulit bernapas
  • Lelah
  • Kejang

Segera temui dokter jika Anda merasakan gejala-gejala di atas atau gejala lain yang Anda curigai berhubungan dengan obat ini.

Informasi Obat



BACA JUGA



BERITA TERKAIT