Selamat Datang di Web Portal Komunitas Donor Darah Indonesia Daftarkan alamat email anda dan dapatkan update berita terbaru melalui newsletter kami




Informasi Obat

Trimethoprim

Editor : Rr. Anne Marie Heidija

Dibaca 47 kali

rimethoprim adalah obat antibiotik yang biasanya diresepkan untuk mengatasi infeksi saluran kemih. Pada kasus ini, jangka waktu pengobatan yang dilakukan biasanya berlangsung singkat. Namun untuk mencegah infeksi saluran kemih kambuh, dokter biasanya akan menyarankan penggunaan trimethoprim untuk jangka waktu yang lebih lama. Obat ini bekerja dengan cara membunuh bakteri penyebab infeksi dan menghentikan pertumbuhannya.

Selain infeksi saluran kemih, trimethoprim juga bisa diresepkan untuk mengobati infeksi dada (misalnya pneumonia).

Karena trimethoprim merupakan golongan antibiotik, maka obat ini tidak bisa digunakan untuk mengatasi kondisi yang disebabkan oleh virus, seperti flu dan pilek.

Trimethoprim hanya boleh digunakan melalui resep dokter. Penggunaannya yang tidak tepat sasaran atau di luar ketentuan dosis bisa menurunkan efektivitasnya.

Peringatan:

  • Trimethoprim tidak boleh digunakan oleh wanita hamil karena bisa membahayakan janin. Sedangkan bagi wanita menyusui, konsultasikan terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsinya.
  • Harap berhati-hati jika Anda menderita penyakit ginjal dan gangguan darah. Selain itu harap berhati-hati juga jika Anda kekurangan vitamin B9 atau asam folat.
  • Jangan menggunakan trimethoprim bersamaan dengan obat-obatan lainnya (termasuk obat herba) tanpa petunjuk dari dokter karena dikhawatirkan dapat menyebabkan efek samping yang membahayakan.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis setelah menggunakan trimethoprim, segera temui dokter.

Menggunakan Trimethoprim dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan trimethoprim sebelum mengonsumsinya.

Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi trimethoprim pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalkan efeknya.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi trimethoprim, disarankan segera melakukannya jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis trimethoprim pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Gunakan trimethoprim sampai habis sesuai instruksi yang telah ditetapkan oleh dokter karena obat ini merupakan antibiotik. Jangan menghentikan penggunaan sebelum waktunya meskipun kondisi sudah sembuh.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Trimethoprim

Sama seperti obat-obat lain, trimethoprim juga berisiko menyebabkan efek samping. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi setelah menggunakan obat ini adalah:

  • Perubahan rasa di lidah
  • Nafsu makan berkurang
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Muntah
  • Sakit perut
  • Diare

Informasi Obat



BACA JUGA



BERITA TERKAIT