Selamat Datang di Web Portal Komunitas Donor Darah Indonesia Daftarkan alamat email anda dan dapatkan update berita terbaru melalui newsletter kami




Informasi Obat

Telmisartan

Editor : Rr. Anne Marie Heidija

Dibaca 52 kali

Telmisartan adalah obat berjenis antagonis reseptor angiotensin-II yang digunakan untuk mengobati penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi). Obat ini juga biasa digunakan untuk mengurangi risiko serangan jantung dan stroke. Pada umumnya, telmisartan dikonsumsi oleh orang dewasa, khususnya bagi mereka yang tidak dapat mengkonsumsi obat konversi enzim angiotensin (ACE).

Telmisartan mampu mengendurkan dan melebarkan pembuluh darah dengan cara menghambat angiotensin-II (suatu zat alami dalam aliran darah yang dapat menyebabkan pembuluh darah menyempit). Setelah pembuluh darah kembali melebar, tekanan darah akan menurun dan kerja jantung dalam memompa darah ke seluruh tubuh pun lebih mudah.

Peringatan:

  • Bagi wanita hamil atau sedang menyusui, konsultasikan dengan dokter sebelum menggunakan telmisartan.
  • Hati-hati jika Anda menderita gangguan ginjal, gangguan hati, diabetes, angioedema, penyakit kandung empedu, masalah pada pembuluh darah, dan masalah pada otot atau katup jantung.
  • Konsultasikan dengan dokter jika Anda pernah mengalami serangan jantung atau stroke sebelumnya.
  • Hati-hati bagi pengguna dengan masalah dehidrasi, tekanan darah rendah, kadar kalium tinggi, kadar sodium rendah, diare, dan muntah.
  • Sebelum menggunakan obat ini, pastikan Anda mengetahui reaksi alergi yang dapat terjadi. Bicarakan pada dokter untuk mengetahui pengobatan yang tepat.
  • Hindari mengonsumsi telmisartan bersamaan dengan obat-obatan lainnya (termasuk obat herbal) tanpa petunjuk dari dokter karena dikhawatirkan dapat menyebabkan efek samping yang membahayakan.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis setelah menggunakan telmisartan, segera temui dokter.

Bagi penderita di luar golongan usia tersebut, konsultasikan dengan dokter untuk mengetahui pengobatan yang tepat.

Jika Anda sedang mengkonsumi obat lain seperti diuretik, pottasium-sparing diuretic, penghambat ACE, anti inflamasi nonsterioid, digoxin atau lithium, dan sedang dalam pengobatan khusus seperti cuci darah (dialisis), operasi atau perawatan gigi, sangat disarankan untuk memberitahu dokter agar dosis dan pengobatan dapat disesuaikan.

Menggunakan Telmisartan Dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan telmisartan sebelum mengonsumsinya.

Obat ini dapat dikonsumsi sebelum atau setelah makan. Pastikan Anda mengkonsumsi tepat sesuai anjuran dokter.

Hindari mengkonsumsi alkohol atau merokok dan ikuti anjuran dokter untuk diet yang disarankan untuk hasil yang lebih optimal.

Usahakan untuk mengonsumsi telmisartan pada jam yang sama setiap hari untuk memaksimalisasi efeknya. Jangan menggabungkan dengan obat-obatan lainnya agar efek obat tidak berkurang.

Bagi yang lupa mengonsumsi telmisartan dalam hari yang sama, disarankan segera meminumnya jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jika sudah terlewat lebih dari satu hari, lewatkan dosis yang terlupa dan lanjutkan sesuai dosis anjuran untuk hari tersebut. Jangan menggandakan dosis telmisartan pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Gunakan telmisartan sampai habis atau selama waktu yang telah ditetapkan oleh dokter meski kondisi sudah membaik untuk memaksimalkan efek obat.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Telmisartan

Sama seperti obat-obatan lain, telmisartan juga berisiko menyebabkan efek samping. Beberapa efek samping ringan yang mungkin terjadi setelah menggunakan obat ini adalah:

  • Rasa nyeri dan penghambatan pada sinus.
  • Sakit pinggang.
  • Diare.
  • Infeksi paru-paru.
  • Sakit tenggorokan.
  • Gejala seperti flu, meliputi demam dan pegal-pegal.
  • Rasa sakit pada perut dan otot
  • Sakit kepala
  • Mual dan pusing
  • Sering merasa lelah

Efek samping ini biasanya akan mereda dan hilang dalam waktu singkat. Namun, beberapa penderita, walau jarang, mungkin dapat mengalami efek samping yang berat, seperti penderita darah rendah yang mungkin akan merasa pusing hingga pingsan, penderita penyakit ginjal yang mengalami pembengkakan pada kaki atau tangan hingga berat badan yang tidak normal, dan alergi seperti pembengkakan di wajah, lidah atau tenggorokan, ruam pada kulit dan kesulitan bernapas.

Segera ke rumah sakit terdekat atau temui dokter jika mengalami alergi atau merasakan efek samping, baik ringan atau berat setelah menggunakan obat tersebut.

Informasi Obat



BACA JUGA



BERITA TERKAIT