Selamat Datang di Web Portal Komunitas Donor Darah Indonesia Daftarkan alamat email anda dan dapatkan update berita terbaru melalui newsletter kami




Informasi Obat

Verapamil

Editor : Rr. Anne Marie Heidija

Dibaca 45 kali

Verapamil adalah obat yang dapat digunakan untuk mengobati angina, aritmia (detak jantung tidak teratur), dan hipertensi.

Verapamil masuk ke dalam golongan obat penghambat saluran kalsium (calcium channel blockers). Obat ini bekerja dengan cara mengurangi kalsium yang masuk ke dalam sel-sel otot pada dinding arteri dan jantung sehingga membuatnya lebih relaks. Dengan rileksnya sel-sel otot arteri dan jantung,maka tekanan darah akan berkurang, aliran darah lebih lancar, dan detak jantung menjadi lebih lambat.

Selain mengatasi aritmia, angina, dan tekanan darah tinggi, verapamil juga dapat digunakan untuk mencegah serangan jantung pada orang-orang yang pernah mengalami kondisi tersebut sebelumnya, serta dapat digunakan untuk mengobati beberapa jenis sakit kepala.

Merek dagang: Isoptin, Isoptin SR

Peringatan:

  • Bagi wanita yang sedang hamil atau menyusui, sesuaikan dengan anjuran dokter.
  • Tanyakan dosis verapamil untuk anak-anak kepada dokter.
  • Harap berhati-hati bagi penderita hipotensi atau tekanan darah rendah, gagal jantung, gangguan darah porfiria, dan gangguan hati.
  • Hindari mengonsumsi alkohol saat menggunakan verapamil. Obat ini dikhawatirkan dapat membuat kadar alkohol di dalam darah menjadi meningkat serta menurunkan tekanan darah lebih dari yang semestinya.
  • Usahakan untuk tidak mengemudi atau mengoperasikan alat berat selama menjalani pengobatan dengan verapamil, karena obat ini dapat mengganggu proses berpikir dan reaksi seseorang.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.
  • Untuk penggunaan jangka panjang (lebih dari 10 tahun), dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan rutin dan skrining kanker payudara, karena obat golongan penghambat saluran kalsium diduga dapat meningkatkan risiko kanker payudara.

Dosis Verapamil

Berikut ini adalah dosis umum verapamil pada orang dewasa berdasarkan kondisi yang diatasi:

  • Hipertensi; 240-320 mg per hari yang dibagi menjadi tiga dosis konsumsi.
  • Aritmia; 120-360 mg per hari yang dibagi menjadi tiga dosis konsumsi.
  • Angina; 240-360 mg per hari yang dibagi menjadi tiga dosis konsumsi.

Dosis akan diberikan sesuai dengan tingkat keparahan penyakit, kondisi kesehatan pasien, dan responsnya terhadap verapamil.

Untuk dosis anak-anak, tanyakan kepada dokter. Penggunaan verapamil pada pasien anak-anak dilakukan dengan pengawasan ketat dari dokter.

Mengonsumsi Verapamil dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan verapamil sebelum mulai menggunakannya.

Verapamil dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan. Pastikan untuk menelan tablet verapamil secara utuh, dan tidak mengunyah atau menghancurkannya terlebih dahulu.

Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi verapamil pada jam yang sama setiap harinya untuk memaksimalisasi efek obat.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi verapamil, disarankan untuk segera melakukannya jika jadwal konsumsi berikutnya tidak terlalu dekat. Jika sudah dekat, abaikan dan jangan menggandakan dosis.

Jangan menghentikan konsumsi verapamil secara mendadak, sebab dapat membuat kondisi kesehatan semakin parah. Pasien disarankan untuk selalu mengecek tekanan darah, fungsi ginjal, dan hati secara rutin selama menjalani pengobatan verapamil.

Temui dokter secara teratur selama mengonsumsi verapamil agar perkembangan kondisi dapat diketahui.

Interaksi obat

Hindari mengonsumsi obat disopyramide dalam kurun 48 jam sebelum mengonsumsi verapamil atau 24 jam setelah itu.

Hindari pula mengonsumsi verapamin dengan sejumlah obat lain karena dapat mempengaruhi efektivitasnya. Obat-obatan tersebut di antaranya adalah: erythromycin, obat golongan rifamycin (misalnya rifampicin), ritonavir, asunaprevir, colchicine, flibanserin, ivabradine, lomitapide, midazolam, triazolam, aliskiren, clonidine, disopyramide, dofetilide, dolasetron, fingolimod, dan lithium.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Verapamil

Sama seperti obat-obat lain, verapamil juga berpotensi menyebabkan efek samping. Beberapa efek samping yang kadang terjadi setelah mengonsumsi penghambat saluran kalsium ini adalah:

  • Konstipasi
  • Lelah
  • Pusing
  • Sakit kepala
  • Mual
  • Pergelangan kaki bengkak

Jangan mengonsumsi grapefruit saat menjalani pengobatan dengan verapamil. Zat kimia pada grapefruit dapat meningkatkan kadar verapamil di dalam aliran darah sehingga meningkatkan risiko efek samping.

Informasi Obat



BACA JUGA



BERITA TERKAIT