Selamat Datang di Web Portal Komunitas Donor Darah Indonesia Daftarkan alamat email anda dan dapatkan update berita terbaru melalui newsletter kami




Informasi Obat

Cephalexin

Editor : Rr. Anne Marie Heidija

Dibaca 54 kali

Cephalexin adalah obat yang bisa digunakan untuk mengobati sejumlah infeksi yang disebabkan oleh bakteri, misalnya infeksi kulit, gigi, telinga, tenggorokan, dada, dan infeksi saluran kemih. Dalam mengobati penyakit-penyakit tersebut, cephalexin bekerja dengan cara membunuh bakteri atau menghentikan pertumbuhannya.

Cephalexin termasuk kelompok antibiotik cephalosporin. Obat ini aman digunakan oleh wanita yang sedang hamil dan anak-anak, termasuk anak-anak di bawah usia lima tahun. Karena cephalexin termasuk kelompok antibiotik, maka obat ini tidak bisa digunakan untuk mengatasi kondisi yang disebabkan oleh virus, misalnya flu dan pilek.

Peringatan:

  • Bagi wanita hamil atau sedang menyusui, sesuaikan dosis cephalexin dengan anjuran dokter.
  • Harap berhati-hati jika Anda menderita gangguan ginjal.
  • Jangan menggunakan cephalexin bersamaan dengan obat-obatan lainnya (termasuk obat herba) tanpa petunjuk dari dokter karena dikhawatirkan dapat menyebabkan efek samping yang membahayakan.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis setelah menggunakan cephalexin, segera temui dokter.

Menggunakan Cephalexin dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan cephalexin sebelum mengonsumsinya. Obat ini bisa digunakan sebelum atau sesudah makan.

Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi cephalexin pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalkan efeknya.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi cephalexin, disarankan untuk segera melakukannya jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis cephalexin pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Gunakan cephalexin sampai habis sesuai waktu yang telah ditetapkan oleh dokter karena obat ini merupakan antibiotik. Jangan menghentikan penggunaan sebelum waktu yang ditentukan meskipun kondisi sudah sembuh.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Cephalexin

Sama seperti obat-obat lain, cephalexin juga berisiko menyebabkan efek samping. Beberapa efek samping yang mungkin terjadi setelah menggunakan obat ini adalah:

  • Mual
  • Sakit perut
  • Diare
  • Sariawan

Segera ke dokter atau rumah sakit apabila mengalami tanda-tanda reaksi alergi terhadap antibiotik, misalnya muncul , mulut dan wajah tampak bengkak, ruam yang gatal atau bahkan sesak napas.

Informasi Obat



BACA JUGA



BERITA TERKAIT