Selamat Datang di Web Portal Komunitas Donor Darah Indonesia Daftarkan alamat email anda dan dapatkan update berita terbaru melalui newsletter kami




Informasi Obat

Carvedilol

Editor : Rr. Anne Marie Heidija

Dibaca 54 kali

Carvedilol adalah obat dari golongan penghambat beta yang digunakan untuk membuat otot dan pembuluh darah yang ada di jantung menjadi lebih rileks dan tidak bereaksi kepada hormon penyebab stres. Obat ini juga membantu melebarkan pembuluh darah jantung sehingga dapat menurunkan tekanan darah di dalamnya.

Berdasarkan cara kerjanya di atas, carvedilol banyak digunakan untuk mengobati tekanan darah tinggi, berbagai tingkatan kondisi gagal jantung kongestif atau gangguan jantung di ventrikel kiri setelah serangan jantung dan sakit dada yang parah akibat jantung bekerja terlalu keras (angina). Carvedilol umumnya digunakan sendiri atau dikombinasikan dengan obat-obatan golongan lain.

Peringatan:

  • Wanita yang merencanakan kehamilan, wanita sedang hamil, wanita menyusui, termasuk anak berusia di bawah 18 tahun harus berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat ini.
  • Penderita yang memiliki alergi tertentu baik pada makanan, obat, maupun bahan lain yang terkandung di dalam obat ini patut mewaspadai munculnya reaksi alergi atau efek samping.
  • Penderita yang sedang dalam perawatan penyakit lain pada waktu yang sama, terapi suplemen, pengobatan herbal, atau pengobatan pelengkap lainnya sebaiknya berkonsultasi dengan dokter dulu.
  • Penderita berbagai jenis gangguan yang berhubungan dengan jantung, seperti angina, bradikardia, hipotensi, dan penyakit pembuluh darah dilarang menggunakan obat ini tanpa pengawasan dokter.
  • Penderita diabetes, hipoglikemia, edema, asma, PPOK, myasthenia gravis, penyakit hati, penyakit ginjal, dan seseorang yang dijadwalkan akan melalui prosedur operasi besar dilarang mengonsumsi obat ini tanpa pengawasan dokter.
  • Segera temui dokter jika terjadi efek samping yang buruk, kondisi memburuk, alergi atau overdosis saat menggunakan obat ini.

Dosis carvedilol dapat ditambahkan atau dikurangi sesuai dengan berat badan (termasuk kondisi fisik lainnya) dan respons pasien terhadap pengobatan.

Menggunakan Carvedilol dengan Benar

Carvedilol ditelan bersama air putih dengan atau tanpa makanan. Pasien yang mengonsumsi obat ini umumnya harus menjalani diet khusus demi mempertahankan tekanan darah dan berat badan yang ideal. Makanan dengan kadar garam tinggi harus dihindari.

Minumlah obat sesuai instruksi yang diberikan, perhatikan selalu informasi yang tertera pada kemasan obat untuk keterangan mengenai tanggal kedaluarsa atau efek samping obat. Dosis obat dapat berubah sewaktu-waktu sesuai dengan kondisi pasien saat menjalani pemeriksaan rutin. Jangan berhenti minum obat secara tiba-tiba tanpa sepengetahuan dokter. Jika tanpa sengaja meminum obat dalam jumlah yang lebih banyak, segera hubungi dokter atau ke fasilitas kesehatan terdekat.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi carvedilol, disarankan untuk segera mengonsumsinya begitu teringat jika jadwal dan dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis carvedilol pada jadwal berikutnya untuk menggantikan dosis yang terlewat.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Carvedilol

Sama seperti obat-obat lain, carvedilol bisa menyebabkan reaksi efek samping. Beberapa reaksi yang umum terjadi setelah mengonsumsi obat ini, yaitu:

  • Sakit, sesak, berat di area dada
  • Napas yang pendek
  • Alergi
  • Pusing atau pingsan
  • Detak jantung melambat
  • Pembengkakan secara umum di area kaki, pergelangan, atau tungkai bawah
  • Berat badan bertambah
  • Kelelahan
  • Tekanan darah rendah
  • Disfungsi ereksi
  • Gagal jantung
  • Infeksi saluran pernapasan atas
  • Infeksi saluran kemih

Segera temui dokter jika Anda merasakan gejala-gejala di atas ataupun gejala lain yang Anda curigai berhubungan dengan efek samping obat ini.

Informasi Obat



BACA JUGA



BERITA TERKAIT