Selamat Datang di Web Portal Komunitas Donor Darah Indonesia Daftarkan alamat email anda dan dapatkan update berita terbaru melalui newsletter kami




Informasi Obat

Captopril

Editor : Rr. Anne Marie Heidija

Dibaca 54 kali

Captopril termasuk dalam golongan obat penghambat enzim pengubah angiotensin. Fungsi utama obat ini adalah untuk mengobati hipertensi dan gagal jantung. Tetapi captopril juga berguna untuk melindungi jantung setelah terjadi serangan jantung serta menangani penyakit ginjal akibat diabetes atau nefropati diabetes.

Cara kerja captopril adalah dengan menghambat produksi hormon angiotensin 2. Hasilnya akan membuat dinding pembuluh darah lebih rileks sehingga dapat menurunkan tekanan darah, sekaligus meningkatkan suplai darah dan oksigen ke jantung. Obat ini dapat digunakan sendiri atau dikombinasikan dengan obat antihipertensi lainnya.

Dalam pasien gagal jantung, captopril mengurangi kadar cairan yang berlebihan dalam tubuh sehingga meringankan beban jantung dan memperlambat perkembangan gagal jantung.

Captopril tersedia dalam berbagai merek dan penggunaannya harus dengan resep dokter.

Peringatan:

  • Wanita yang sedang merencanakan kehamilan, sedang hamil, dan menyusui, dilarang mengonsumsi captopril.
  • Jika mengonsumsi captopril, sebaiknya tidak mengemudi atau mengoperasikan alat berat. Obat ini dapat menyebabkan pusing, khususnya pada awal penggunaan atau jika ada perubahan dosis.
  • Tanyakan pada dokter sebelum menggunakan analgesik atau obat gangguan pencernaan selama mengonsumsi captopril.
  • Harap berhati-hati jika menderita gangguan ginjal, gangguan hati, ketidakseimbangan cairan tubuh (misalnya dehidrasiatau diare), aterosklerosis, penyakit vaskular perifer, lupus, skleroderma, kradiomiopati, stenosis aorta, dan angioedema.
  • Harap waspada jika mengonsumsi bahan pengganti garam yang mengandung potasium, menjalani proses desensitisasi untuk alergi, dan pengobatan dialisis.
  • Jika menggunakan captopril, beri tahu dokter sebelum menjalani penanganan medis apapun. Obat ini dapat memicu tekanan darah yang terlalu rendah jika digunakan bersamaan dengan obat bius.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Captopril:

Penentuan dosis captopril tergantung kepada kondisi pasien, tingkat keparahan kondisinya, serta respons tubuh pasien terhadap obat. Dosis maksimal obat ini adalah 150 mg per hari. Berikut takaran umum penggunaan captopril yang diresepkan oleh dokter.

Untuk pengidap hipertensi, gagal jantung, dan serangan jantung, dokter akan meningkatkan dosis captopril secara bertahap hingga 150 mg per hari.

Mengonsumsi Captopril dengan Benar

Gunakanlah captopril sesuai anjuran dokter dan jangan lupa untuk membaca keterangan pada kemasan. Dokter akan memberikan dosis sesuai dengan perkembangan pasien dan meningkatkannya secara bertahap untuk mencegah efek samping. Karena itu, pasien disarankan untuk menjalani pemeriksaan kesehatan secara rutin untuk memantau keefektifan dosis captopril yang dikonsumsi.

Captopril dapat diminum sebelum atau sesudah makan. Obat ini biasanya dianjurkan untuk dikonsumsi sebelum tidur karena dapat memicu pusing pada tahap awal penggunaan. Konsumsi minuman keras juga sebaiknya dihindari untuk mencegah efek samping ini.

Mengonsumsi captopril dapat membuat kulit menjadi lebih sensitif terhadap sinar matahari. Oleh karena itu, gunakanlah tabir surya dengan setidaknya SPF 15.

Pengidap diabetes dianjurkan untuk lebih sering memeriksa kadar gula darah selama mengonsumsi captopril. Obat ini berpotensi untuk menurunkan kadar gula dalam darah.

Perubahan gaya hidup juga sebaiknya dilakukan untuk memaksimalisasi keefektifan obat ini. Misalnya dengan menerapkan pola makan yang sehat, berhenti merokok, dan berolahraga secara teratur.

Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi captopril pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalisasi efeknya.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi captopril, disarankan segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis captopril pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Captopril

Tiap obat berpotensi menyebabkan efek samping, termasuk captopril. Beberapa efek samping yang umum terjadi saat mengonsumsi obat ini adalah:

  • Pusing atau limbung, terutama saat bangkit berdiri.
  • Baruk kering.
  • Mual dan muntah.
  • Gangguan pencernaan.
  • Konstipasiatau diare.
  • Rambut rontok.
  • Sulit tidur.
  • Mulut kering.

Segera hentikan pemakaian captopril dan temui dokter jika Anda mengalami efek samping yang serius seperti ruam yang parah serta kulit dan bagian putih mata menguning.

Informasi Obat



BACA JUGA



BERITA TERKAIT