Selamat Datang di Web Portal Komunitas Donor Darah Indonesia Daftarkan alamat email anda dan dapatkan update berita terbaru melalui newsletter kami




Informasi Obat

Bisoprolol

Editor : Rr. Anne Marie Heidija

Dibaca 55 kali

Bisoprolol merupakan golongan obat penghambat beta yang digunakan untuk mengobati hipertensi atau tekanan darah tinggi, angina dan gagal jantung.

Obat ini bekerja dengan cara mengurangi frekuensi detak jantung dan tekanan otot  jantung saat berkontraksi. Dengan begitu, bisoprolol mengurangi beban jantung dan tekanan darah tubuh.

Dengan menurunnya tekanan darah, maka penyakit lainnya seperti stroke dan serta serangan jantung dapat dicegah.

Peringatan:

  • Bagi wanita yang sedang hamil, sesuaikan dosis dengan anjuran dokter. Sedangkan bagi wanita yang sedang menyusui, tidak disarankan untuk mengonsumsi bisoprolol.
  • Tanyakan dosis bisoprolol untuk anak-anak kepada dokter.
  • Harap berhati-hati jika Anda menderita diabetes, asma, tekanan darah rendah, gangguan hati, gangguan ginjal, myasthenia gravis, atau kondisi yang menyebabkan otot melemah, psoriasis, prinzmetal’s angina atau nyeri dada yang disebabkan oleh kekejangan pada pembuluh darah jantung, dan tumor pada kelenjar adrenal.
  • Harap berhati-hati juga jika Anda terdiagnosis memiliki detak jantung lambat atau tidak teratur.
  • Jika terjadi reaksi alergi atau overdosis, segera temui dokter.

Dosis Bisoprolol

Untuk orang dewasa, dosis bisoprolol awal yang diberikan dapat berkisar antara 2,5 hingga 5 miligram per hari. Dan jika diperlukan, dokter dapat memberikan dosis hingga maksimum 10 miligram per hari. Dosis akan disesuaikan dengan jenis kondisi yang diobati, tingkat keparahannya, serta respons tubuh terhadap obat.

Mengonsumsi Bisoprolol dengan Benar

Ikuti anjuran dokter dan baca informasi yang tertera pada kemasan bisoprolol sebelum mulai mengonsumsinya.

Telanlah tablet bisoprolol dengan air dan jangan mengunyahnya. Obat ini ini dapat dikonsumsi sebelum atau sesudah makan, dan paling baik jika diminum pada pagi hari.

Pastikan ada jarak waktu yang cukup antara satu dosis dengan dosis berikutnya. Usahakan untuk mengonsumsi bisoprolol pada jam yang sama tiap hari untuk memaksimalisasi efeknya.

Bagi pasien yang lupa mengonsumsi bisoprolol, disarankan segera meminumnya begitu teringat jika jadwal dosis berikutnya tidak terlalu dekat. Jangan menggandakan dosis bisoprolol pada jadwal berikutnya untuk mengganti dosis yang terlewat.

Saat menjalani pengobatan dengan bisoprolol, jangan lupa untuk tetap rutin memeriksakan diri ke dokter agar mereka dapat memonitor perkembangan kondisi Anda.

Agar pengobatan Anda dapat berjalan maksimal, sangat penting untuk menaati nasihat dari dokter mengenai gaya hidup sehat, seperti mengonsumsi makanan bergizi, berolahraga secara teratur, dan tidak rokok.

Anda disarankan untuk menjauhi alkohol selama menjalani pengobatan dengan bisoprolol karena dapat menambah kinerja obat ini dalam menurunkan tekanan darah.

Pengobatan dengan bisoprolol biasanya berlangsung secara jangka panjang. Jangan menghentikan penggunaan obat ini tanpa bertanya terlebih dahulu pada dokter untuk menghindari efek samping yang tidak diinginkan.

Kenali Efek Samping dan Bahaya Bisoprolol

Sama seperti obat-obat lain, bisoprolol juga berpotensi menyebabkan efek samping. Beberapa efek samping yang bisa terjadi setelah mengonsumsi bisoprolol adalah:

  • Sakit perut
  • Sakit kepala
  • Jari tangan dan kaki terasa dingin
  • Lelah
  • Detak jantung lambat
  • Gangguan tidur
  • Sembelit
  • Diare
  • Mual
  • Mengantuk
  • Pusing

Informasi Obat



BACA JUGA



BERITA TERKAIT